Pengembangan Usaha Rokok Kesehatan (silokarang)di Kab Banyuwangi

Indonesia merupakan Negara yang terkenal dengan hasil kekayan alam salah satunya rempah-rempah. Namun sayang pemanfaatan rempah-rempah belum optimal. Pada umumnya sebagian besar pengolahan rempah-rempah dimanfaaatkan sebagai bahan bumbu masakan dan sebagai bahan jamu tradisional, dimana harga kedua produk olahan tersebut tidak setinggi harga rokok.
Desa Dadapan Kecamatan Kabat yang menjadi bagian wilayah Kabupaten Banyuwangi merupakan desa yang menghasilkan produk rokok kesehatan, atau biasa dikenal masyarakat banyuwangi khususnya yaitu rokok silokarang. Rokok ini tidak sama dengan rokok-rokok biasanya karena bahan dasar rokok ini bukanlah tembakau tetapi rempah-rempah. Sebagai desa dengan sumber daya manusia yang terbatas tidak dapat mengembangkan sebuah produk yang mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi.
Beberapa khasiat rokok silokarang ini diantaranya, menghilangkan sakit kepala, migraine, batuk dan gatal-gatal. Seperti yang dijelaskan diatas bahwa bahan bahan rokok ini adalah rempah-rempah seperti kunyit, jahe, lempoyang, kedawung, cengkeh, bangle, laos, merica, dan daun bawang. Menurut data dari Desa Dadapan, rokok silokarang ini sudah ada mulai tahun 1922, akan tetapi usahanya tidak dapat berkembang dikarenakan sumberdaya manusia dan peralatan-peralatan yang digunakan sangat sederhana. Mulai cara pengolahan sampai cara pengemasanya menggunakan alat-alat tradisional.
Masyarakat Desa Dadapan yang menggeluti usaha rokok silokarang ini, mendapatkan ilmu dari nenek moyangnya yang turun temurun hingga sampai sekarang. Namun usahanya bisa dikatakan mandeg karena dalam usaha rokok ini tidak ada inovasi yang diciptakan, masyarakat meniru dari nenek moyangnya mulai rasa ,bentuk dan kemasan rokok sama. sehingga rokok mulai dahulu sampai sekarang terlihat kuno. Masyarakat Dadapan seharusnya mengubah bentuk dan kemasan lebih kreatif tetapi tetap mempertahankan rasa dan khasiat dari rokok silokarang ini.
Dari segi manajemen pemasaran, sistemnya juga masih mengunakan sistem lama hanya dari mulut kemulut, ini yang menyebabkan rokok yang berkhasiat ini tidak dikenal oleh masayarakat luas. Jika dilihat dari khasiat rokok silokarang ini kemungkinan bisa merubah mindset masayarakat dalam menyikapi masalah rokok, bahwa tidak semua rokok menyebabkan kerugian bagi kesehatan, akan tetapi ada rokok yang mempunyai khasiat menghilangkan beberapa penyakit.
Usaha rokok silokarang ini sebenarnya mempunyai segmen pasar yang sangat sangat luas, karena tidak hanya untuk kalangan atas dan menengah tetapi juga untuk kalangan bawah. Selain sebagai usaha rumahan, dampak usaha rokok silokarang ini sangat tinggi dirasakan bagi masyarakat Dadapan khususnya, karena sebagian besar masyarakatnya para perokok. Dengan adanya rokok silokarang diharapkan masyarakat banyak yang beralih mengkonsumsi rokok kesehatan ini .




